LINTAS PERISTIWA PERANCANGAN LAMBANG GARUDA INDONESIA

LINTAS PERISTIWA PERANCANGAN LAMBANG GARUDA INDONESIA

Pada Desember tahun 1949, Sultan Hamid II menjabat sebagai Menteri Negara Zonder Portofolio. Selama jabatan menteri negara itu pula dia ditugaskan Presiden Soekarno untuk merencanakan, merancang, dan merumuskan lambang negara.
Sultan Hamid II membentuk panitia perancang lambang negara, dimana ia bertindak sebagai ketuanya. Ide lambang dasar negara tidak semata-mata lahir dari Sultan Hamid II, tapi para anggota dalam kepanitiaan seperti Muhammad Yamin, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsis, dan R. M. Ngabehi Poerbatjaraka pun boleh mengajukan rancangan.

Sultan Hamid II mencari ide lambang negara dengan berkunjung ke Sintang dan Putus Sibau. Di Sintang, ia tertarik dengan patung burung garuda yang menghiasi gantungan gong yang dibawa Patih Lohgender dari Majapahit. Patung Garuda tersebut lantas dipinjam dan dibawa pulang dengan tempo peminjaman selama 1 bulan.

Burung Garuda adalah burung mistis yang berasal dari mitologi Hindu. Mitologi ini datang dari India dan berkembang di Indonesia sejak abad ke-6. Burung Garuda berarti kekuatan, dan warna emas pada burung tersebut berarti kemegahan dan kejayaan. 

Terpilihlah dua rancangan lambang negara terbaik, yakni karya Muhammad Yamin dan Sultan Hamid II. Namun, rancangan yang diterima oleh pemerintah dan DPR adalah karya Sultan Hamid II. Saat itu juga dilakukan perbaikan rancangan, yakni dengan mengganti pita merah putih yang dicengkeram Garuda dengan pita putih berisi semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada 15 Februari 1950, Presiden Soekarno memperkenalkan lambang negara untuk yang pertama kalinya kepada rakyat Indonesia di Hotel Des Indes, Jakarta.

Ketika itu Burung Garuda dalam lambang negara karya Sultan Hamid II kala itu memiliki kepala botak (belum berjambul seperti sekarang). Atas masukan Presiden Soekarno kala itu, cengkraman burung terhadap pita yang semula menghadap ke belakang diganti menghadap ke depan.

Sultan Hamid II mendapat tuduhan terlibat dalam Kudeta Westerling pada tahun 1950 dan dihukum 10 tahun penjara. Akibatnya, sejarah resmi Indonesia melupakan sosoknya yang berjasa dalam rancangan lambang negara. Selain itu, fakta mengenai perbaikan rancangan Sultan Hamid II ini dikatakan tidak banyak diungkap setelah tuduhan terhadapnya menjadi santer saat itu.

Sejarah Indonesia:BUNG HATTA DAN BUKU

BUNG HATTA DAN BUKU


Reaksi keras atas pengasingan Sukarno ke Ende membuat Bung Hatta ditahan di penjara Glodok selama satu tahun. Namun selama dalam tahanan bung Hatta bisa menulis sebuah buku berjudul "Krisis Ekonomi dan Kapitalisme" dimana dari buku ini Hatta memperoleh sedikit pemasukan.

Januari 1935 bung Hatta dan kawan-kawannya dibuang ke Tanah Merah, Boven Digul. Hanya satu peti pakaian yang dibawa bung Hatta ke tempat pengasingan. Tapi buku yang diangkutnya sebanyak 16 peti.

Mohammad Bondan, penghuni Digul yang sudah datang lebih dulu sempat bertanya "Bung kesini mau dibuang atau mau buka toko buku?". Bung Hatta masih sempat menyurati teman-temannya, termasuk yang ada di Belanda untuk mengirim buku-buku untuk dirinya maupun buku pelajaran untuk anak-anak di Digul.

Setahun kemudian Hatta dipindahkan ke Bandaneira. Kembali dia memboyong buku-bukunya ke tempat pengasingan yang baru. Bung Hatta tidak bisa dipisahkan dengan buku. Dia pernah berkata "Selama ada buku aku bisa tinggal dimana saja".

Kedatangan balatentara Jepang tahun 1942 membuat bung Hatta dan kawan-kawannya dipulangkan ke Jawa. Terjadi keributan menjelang kepulangan tersebut. Sjahrir ingin membawa enam anak angkatnya ke Jawa. Namun "Oom Kacamata" setuju kalau ada sisa tempat setelah buku-bukunya terangkut. Sjahrir kesal karena buku lebih diutamakan daripada anak-anak itu.

Akhirnya terjadi kesepakatan: ada buku yang ditinggal dan anak yang menjaganya. Des Alwi Abu Bakar akhirnya mengalah tidak berangkat dan menjaga buku-buku yang ditinggalkan.

Memenuhi janjinya untuk menikah usai Indonesia merdeka, pada 18 November 1945 bung Hatta menikahi Rahmi, putri sulung Abdul Rachim kawan dekat Bung Karno. Kembali bung Hatta "membuat ulah" dengan memberikan maskawin sebuah buku yang ditulisnya, berjudul "Alam Pikiran Yunani". Yuke, demikian panggilan Hatta kepada Rahmi pun harus rela menjadi isteri ketiga Hatta. Isteri pertama Hatta adalah Sajadah, kedua buku dan Rahmi isteri ketiga.

Saat ditawan Belanda ke Bangka usai Agresi Militer II, bung Hatta menulis surat kepada Rahmi. Tapi yang ditanyakan bukan persediaan beras atau keadaan putri sulungnya yang masih bayi, melainkan menanyakan apakah buku-bukunya dirawat dengan baik atau tidak.

Dengan jumlah bukunya yang ribuan, Hatta hafal letak-letak dan urutannya. Saat pindah dari rumah dinas ke rumah pribadi, yang ditugasi mengangkut dan menyusun kembali buku-buku itu adalah Muthalib, supir keluarga. Tanpa sengaja ia meletakkan sebuah buku dengan posisi terbalik. Melihat itu, bung Hatta mengomel "Lib, orang itu tidak berjalan dengan kepalanya".

Saking sayangnya dengan buku, suatu saat seorang keponakannya meminjam bukunya dan melipat salah satu halaman. Ketahuan oleh bung Hatta, sang keponakan diminta membelikan buku serupa untuk mengganti. Saat Meutia, putrinya berulang tahun ke 30, Bung Hatta memberikan hadiah buku "History of Java" karangan Raffles terbitan tahun 1817.
Gambar Bung Hatta
Gambar Bung Hatta


Gemala Hatta mengatakan sampai akhir hayatnya, bung Hatta tidak mempunyai deposito, tapi ada 30.000 buah buku yang disimpan di perpustakaan pribadinya.[Negeripaus.blogspot.com]

Sumber
1.Buku "Untuk Republik" Kisah-kisah Teladan Kesederhanaan Tokoh Bangsa

2.https://www.ruangguru.com/blog/cerita-bung-hatta

Keterangan foto: bung Hatta bersama buku-bukunya

Sejarah Indonesia: Ibu Negara Republik Indonesia

Ibu Negara Republik Indonesia

Sumber : Fb Grup Sejarah Dunia

Ibu adalah seorang yang sangat penting bagi sebuah keluarga. Bayangkan jika keluarga kehilangan sosok Ibu pasti rasanya kurang lengkap. Ibu membawa kehangatan dan keceriaan bagi keluarganya.

Ibu adalah sosok manusia yang cerdas dan selalu berpemikiran teliti untuk masa depan keluarganya. Begitu pula dengan keluarga besar bangsa Indonesia yang memiliki seorang Ibu Negara yang merupakan istri dari Kepala Negara laki laki.

Di Indonesia, Ibu Negara adalah Pejabat Penting Republik indonesia 3 . Istilah RI 1 (Presiden), RI 2 (Wakil Presiden) ,dan RI 3 (Ibu Negara).

Tentunya sebagai Pejabat, Ibu Negara harus berkontribusi aktif dalam berbagai bidang untuk bersama membantu Presiden membangun Indonesia .

Ibu Negara adalah simbol wanita dan Ibu Indonesia, sebab itu semua Ibu Negara Indonesia harus nasionalis baik bersikap maupun berpenampilan. Kebaya adalah busana nasional wanita Indonesia yang menjadi pakaian wajib Ibu Negara lengkap dengan kain batik sebagai kain Nusantara dan sanggul sebagai model rambut nasional.

Berikut adalah rangkuman Warisan dalam bentuk Ide Gagasan dan Benda Fisik dari para Ibu Negara INDONESIA. 

1. Ibu Negara Fatmawati Sukarno (1945-1966)
Gambar Ibu Negara Fatmawati Sukarno
Ibu Negara Fatmawati Sukarno


Warisan Ide Gagasan : 
  1. Menetapkan kebaya sebagai busana nasional wanita Indonesia pada 1950
  2. Aktif dalam upaya pemberantasan buta aksara dan memberi pengetahuan dasar tentang kebangsaan dan nasionalisme dengan menjadi guru
  3. Aktif dalam upaya diplomasi tokoh tokoh adat dan bangsawan di Pulau Sumatera untuk mendukung kemerdekaan Republik Indonesia
  4. Menjadi inisiator berdirinya provinsi Bengkulu
  5. Mempelopori adanya Sail Lautan Indonesia karena Ibu Fatmawati sadar bahwa Lautan Indonesia memiliki kekayaan alam yang eksotis dan merupakan pemersatu pulau pulau di Indonesia

Warisan Benda Fisik :
  • Bendera Pusaka Merah Putih

2. Ibu Negara Tien Suharto (1966-1996)
Ibu Negara Tien Suharto
Ibu Negara Tien Suharto

Warisan Ide Gagasan 
  1. Menjadi inisiator program Revolusi Hijau sebagai upaya meningkatkan hasil pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan nasional
  2. Penggagas berdirinya Dharma Wanita Persatuan sebagai upaya mengangkat kualitas istri-istri abdi negara 
  3. Penggagas program SD Inpres sebagai sarana belajar dasar anak anak yang aksesnya sulit dijangkau
  4. Penggagas program Puskesmas di setiap kecamatan sebagai sarana kesehatan masyarakat desa terdekat
  5. Penggagas program Posyandu sebagai sarana kesehatan anak anak dan Ibu Hamil di setiap desa 
  6. Penggagas program Keluarga Berencana untuk menekan jumlah penduduk Indonesia
  7. Penggagas program PKK untuk meningkatkan kualitas Ibu-Ibu dan meningkatkan kesejahteraan keluarga

Warisan Benda Fisik
  1. Taman Mini Indonesia Indah sebagai Taman Budaya dan Kesenian Terbesar di dunia
  2. Taman Bunga Nusantara sebagai Taman Bunga Raksasa yang tak pernah tutup dan menjadi pusat konservasi bunga-bunga nasional 
  3. Taman Buah Mekarsari sebagai pusat konservasi dan penelitian tanaman Tropis terbesar di dunia 
  4. Taman Anggrek Indonesia Permai sebagai pusat konservasi dan penelitian Anggrek terbesar di Indonesia
  5. Perpustakaan Nasional sebagai pusat belajar dan literasi yang berkelas Internasional
  6. Museum Indonesia di Area TMII sebagai Museum untuk menyimpan hasil kebudayaan Nusantara dari masa ke masa
  7. Rumah Sakit Jantung Harapan Kita sebagai pusat penelitian dan pengobatan penyakit jantung di Indonesia
  8. Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita sebagai pusat penelitian dan pengobatan Ibu dan Anak 
  9. Mendekorasi ulang ruangan di semua istana kepresidenan di Indonesia dengan dekorasi khas Nusantara seperti menambahkan ukiran kayu Jepara, Bali, Sulawesi,Papua dan Kain kain Nusantara 
  10. Stadion Manahan Solo karena cita cita Ibu Tien ingin memajukan olahraga pemuda di Solo dan sekitarnya.

3. Ibu Negara Ainun Habibie (1998-1999)
Gambar Ibu Negara Ainun Habibie (1998-1999)
Gambar Ibu Negara Ainun Habibie (1998-1999)

Ibu Negara Ainun Habibie adalah Ibu Negara dengan masa jabatan tersingkat di Indonesia . Ibu Ainun setia menemani Presiden Habibie memulihkan kondisi Indonesia pasca reformasi.

Presiden Habibie adalah satu satunya Presiden Indonesia yang tidak memiliki Wakil Presiden sebab itu Ibu Negara Ainun Habibie selalu ada menemani dan memberi rasa nyaman dan aman untuk Negara Indonesia.

Berikut adalah warisan Ibu Ainun Habibie: 

  1. Penggagas dibentuknya Bank Mata sebagai wadah relawan yang ingin mendonorkan matanya 
  2. Pendiri Habibie Center sebagai sarana penyaluran beasiswa kepada anak anak berprestasi
  3. Aktif dalam program program sosial untuk memberikan rasa aman pada Indonesia

4. Ibu Negara Sinta Nuria Wahid (1999-2001)

Gambar Ibu Negara Sinta Nuria Wahid (1999-2001)
Gambar Ibu Negara Sinta Nuria Wahid (1999-2001)

Karya :

5. Ibu Negara Ani Yudhoyono (2004-2014)

Gambar Ibu Negara Ani Yudhoyono (2004-2014)
Ibu Negara Ani Yudhoyono (2004-2014)

Ibu Negara Ani Yudhoyono merupakan Ibu Negara yang memiliki program terstruktur dengan sangat rapi dan penuh makna. 

Ibu Ani Yudhoyono yang dikenal cerdas membentuk Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) yang memiliki program *5 Pilar Indonesia Maju* untuk membantu mewujudkan cita cita Indonesia emas 2045 yang digagas Presiden SBY. Kelima program Indonesia maju tersebut bergerak dalam berbagai bidang.

Berikut adalah penjelasnya :

Bidang Pendidikan
  1. Mempelopori adanya Perpustakaan Keliling Nasional untuk menyebarkan buku buku dan sumber literasi belajar sampai ke pelosok seperti mobil pintar,bus pintar,kapal pintar.
  2. Penggagas program beasiswa BIDIKMISI untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia dan membantu finansial mahasiswa dari kalangan kurang mampu.
  3. Aktif dalam kunjungan ke sekolah sekolah untuk melihat perkembangan pendidikan di Indonesia.
  4. Mendirikan PAUD sebagai wadah belajar anak usia dini yang dikelola oleh warga setempat
Bidang Kesehatan 
  1. Mempelopori PP Tahun 2012 tentang Kesehatan Ibu dan Balita dengan mewajibkan fasilitas umum milik pemerintah menyediakan ruangan khusus Ibu Menyusui dengan tujuan mencegah gizi buruk dan stunting di Indonesia
  2. Giat menyelenggarakan imunisasi gratis di Posyandu seluruh Indonesia
  3. Aktif melihat perkembangan BPJS Kesehatan yang digagas suaminya 

Bidang Sosial Budaya 
  1. Penggagas bantuan langsung tunai (BLT)
  2. Aktif dalam berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan di setiap daerah
  3. Menginventaris seluruh kebudayaan dan kesenian, tradisi, kuliner,kain tradisional,alat musik,dan karya sastra di seluruh Indonesia serta mematenkannya dan memamerkan ke tamu tamu negara lain dan Duta Besar negara Asing supaya tidak ada klaim sepihak atas kebudayaan Indonesia
  4. Mentapkan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik Nasional dan mewajibkan setiap daerah memiliki kain batik khas
  5. Sering mengadakan pameran kain tradisional, kuliner,dan perhiasan asli Indonesia di berbagai tempat di luar negeri 

Bidang Lingkungan Hidup

Bidang Ekonomi dan Pariwisata 
  1. Penggagas UMKM untuk mewujudkan masyakarat ekonomi kecil menengah supaya mandiri dalam rangka menyukseskan pembangunan ekonomi nasional
  2. Aktif dalam promosi Pariwisata Indonesia melalui karya fotografi dan videografi 

6. Ibu Negara Iriana Jokowi (2014- Sekarang)

Ibu Negara Iriana Jokowi (2014- Sekarang)

Belum ada program dan gagasan yang hasilnya dirasakan langsung oleh keluarga besar rakyat Indonesia. *Cah

Negeri Paus - Tane Selendang (Menenun Selendang)

Tane Selendang (Menenun Selendang)

Negeripaus.blogspot.com - Saat ini kegiatan menenun selendang sangat jarang ditemui. Pasalnya wanita yang bisa membuat selendang ini sudah sangat sedikit, ada yang sudah berumur tua, ada juga yang muda. Namun, sangat jarang ditemui untuk saat ini.

Kerajinan membuat selendang ini dalam aktivitas sehari-hari wanita Lamaholot pada zaman dahulu merupakan salah satu kegiatan yang wajib diketahui oleh mereka (wanita). Sebab seorang wanita yang bisa membuat selendang ataupun sarung sendiri dinilai sebagai seorang wanita yang rajin dan tekun.
Gambar: Terlihat Seorang Ibu Lamaholot Sedang Menenun Selendang
Gambar: Terlihat Seorang Ibu Lamaholot Sedang Menenun Selendang


Saat ini sudah sangat sedikit kita temui hal seperti ini. Perkembangan dunia dan teknologi telah menggerus budaya menenun selendang dan sarung (wathek).

Sebenarnya tidak ada syarat khusus untuk pemakaian selendang. Namun, pemakaian selendang harus juga serasi dengan kwatek atau sarung yang dikenakannya.

Dalam tradisi dan budaya Lamaholot, sarung yang dikenakan oleh seorang pria disebut Nowing. Kebiasaan beberapa daerah di Lamaholot, Nowing digunakan serta dengan selendang.

Selendangnya memang tidak ada syarat khusus, namun seperti yang di ketahui bahwa motif pada Nowing sama dengan selendang yang di pakai.



Untuk Nowing sendiri, ada beberapa warna perpaduan yang biasa dibuat oleh para perempuan lamaholot.

Namun, untuk Nowing yang sering dipakai dapat kita lihat pada bagian bawahnya. Perhatikan Gambar Berikut.

Gambar: Seorang Pemuda Mengenakan Nowing
Gambar: Seorang Pemuda Mengenakan Nowing

Jika dilihat pada bagian bawah maka terdapat warna Ungu, Setelahnya adalah warna Hitam dan selanjutnya warna biru.

Selendang yang digunakanpun sama, yakni mengikuti warna seperti pada nowing.

Sekilas Cerita Saat Penelitian Terapan Di Tiga Kecamatan

Cerita Singkat Pengalaman Saat Penelitian Terapan


Negeripaus.blospot.com - Penelitian memang suatu proses yang harus dilalui oleh mahasiswa Jenjang D-IV, S1, S2, dan S3, juga buat para peneliti yang mau menulis jurnal. Karena merupakan suatu syarat agar kita dapat memperoleh data yang akurat di lapangan demi menunjang tulisan ilmiah kita. 

Sudah barang tentu ada kesulitan yang dihadapi saat melakukan pengambilan data itu. Namun pasti juga ada cerita menarik di baliknya. Oleh karena itu saya akan menceritakan sedikit Pengalaman mengenai hal itu.

Cerita dimulai saat saya selesai seminar proposal penelitian terapan. Setelah selesai seminar proposal penelitian terapan, saya melakukan beberapa perbaikan atau revisi di beberapa bagian tulisan ilmiah itu. Bagi saya Penelitian ini lumayan susah. Karena metodologi penelitian terapan yang saya gunakan bukan hanya kualitatif tapi juga kuantitatif dengan begitu dapat dikatakan bahwa Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif.

Lumayan susah untuk di gunakan sebagai metode dalam penelitian terapan.
Pada tahun 2020 bulan Maret, saya berangkat menuju ke tempat penelitian. Saya harus menggunakan transportasi laut dengan menempuh waktu sekitar 12 jam. 

Saat sesampainya di lokasi penelitian, pemerintah saat itu mengumumkan pembatasan sosial berskala besar.

Saya mulai kesulitan untuk mendapatkan Data. Disini saya merasakan sensasi yang luar biasa. 
Maaf saya bercanda saja.

Hari pertama saya memberanikan diri untuk pergi ke tempat penelitian pertama.
Desa pertama yang saya kunjungi adalah desa Ile Kimok. Singkat cerita saya di terima untuk melakukan pengambilan data disitu. Begitu sampai Desa ketiga.

Saat hendak melakukan pengambilan data di Desa Keempat, saya tidak bisa masuk sebab ada pembatasan sosial berskala Desa dalam istilah saya. 

Saya pun memberikan informasi tentang Penelitian Terapan yang tengah saya jalani dan berhasil mengambil data disitu.
Gambar wawancara dengan seorang wanita di kebun
Gambar: Cahrles P., Sedang Melakukan wawancara dengan seorang petani


Setelah berhasil mengambil data disitu, saya tidak langsung selesai. Namun, pasti ada tahapan tertentu yang harus dilalui yakni analisis data dan analisis objek yang diteliti di laboratorium.

Tentu saja, menganalisis sampel tanah membutuhkan waktu lama dan biaya yang dikeluarkan untuk analisis lumayan besar.
Namun, jalani saja karena itu semua merupakan salah satu dari sekian banyak proses. 

Nikmati saja, Tuhan tidak pernah menukar jatah setiap manusia. Masing-masing sudah diatur oleh Dia.

Sekian dulu cerita Singkat Pengalaman mengenai penelitian terapan yang saya lakukan. Terima kasih atas perhatiannya.

Sumber: negeri paus blog.


GEDUNG BANK INDONESIA-KUPANGTEMPO DULU

GEDUNG BANK INDONESIA-KUPANG

Gedung BII KUPANGGedung Bank Indonesia


negeripaus.blogspot.com - Sebelum gedung Bank Indonesia ini dibangun, lokasi ini sebenarnya merupakan tempat pemakaman umum bagi orang-orang Cina atau disebut dengan kuburan Cina (Gambar kuburan Cina dapat dilihat pada gambar dibawah ini). Dulunya di sebelah kuburan Cina ini terdapat sebuah sonaf yang bernama sonaf Naime (Saat ini telah menjadi rumah jabatan wakil Gubernur Prov. NTT). Ada kesan anker pada kedua lokasi tersebut oleh sebagian penduduk setempat karena di pekarangan dari sonaf tersebut terdapat sebuah pohon beringin yang dinamakan “beringin terbalik” dan kuburan Cina yang memiliki arsitektur yang berbeda dengan kuburan penduduk lokal. 

Lokasi kuburan Cina dan sonaf Naime terletak dipinggir jalan fontein atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Fonteinstraat. Saat ini jalan yang dimaksud adalah Jl. Moh. Hatta (Gambar jalan Fontein atau Fonteinstraat dan sonaf Naime dapat dilihat pada gambar dibawah ini). 

Pada tahun 1963 dimulailah penggalian dan pemindahan kuburan-kuburan tersebut. Gedung Bank Indonesia mulai dibangun sejak tahun 1964 dan selesai pada tahun 1967. Dalam proses pekerjaan pembangunan gedung empat lantai ini, banyak kecelakaan-kecelakan terjadi terutama pada buruh bangunan yang bekerja di lokasi tersebut yang mengakibatkan korban jiwa. Hal ini disebabkan karena kurangnya faktor “safety” bagi buruh bangunan tersebut. Namun oleh sebagian penduduk setempat, kecelakaan-kecelakaan kerja tersebut dihubungkan dengan keberadaan kuburan-kuburan Cina di lokasi itu sebelumnya sehingga muncul kesan bahwa walaupun secara fisik, tulang belulang yang ada di kuburan tersebut telah dipindahkan namun roh atau arwah dari penghuni kuburan tersebut masih tetap berada di lokasi itu.

Gedung Bank Indonesia diresmikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Radius Prawiro (Periode 1966 -1973). Total luas bangunan 2.756 meter persegi. Saat ini gedung tersebut telah digunakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Prov. NTT dengan status pinjam pakai dari Bank Indonesia.

Tulisan ini saya curi dari negeripaus.blogspot.com

Tenggelamnya Kapal O Arbiru, Dili - Bangkok 1973 Di Perairan Maumere, Flores

TENGGELAMNYA KAPAL O ARBIRU, DILI - BANGKOK 1973 DI PERAIRAN MAUMERE, FLORES

Gambar Kapal O Arbiru, Sumber: Wikipedia
Gambar Kapal O Arbiru, Sumber: Wikipedia




Negeri Paus | - O Arbiru merupakan kapal barang berbobot mati 400 ton.
Pada masa pemerintahan Gubernur Fenando Alves Aldeia periode 1973 di Provinsi Seberang Lautan (Ultramarinas Provincia) O Arbiru merupakan alat transportasi penting bagi pemerintah Portugal.

Seperti yang diketahui bahwa Ultramarinas Provincia saat itu di bawah kekuasaan Portugis dan kapal O Arbiru berperan penting dalam pengangkutan logistik ke Provinsi Seberang Lautan.

Dapat dikatakan bahwa O Arbiru adalah jantungnya transportasi Pemerintah Portugal. Pemerintah Portugal yang saat itu berkedudukan di Lisbon dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di Ultramarinas Provincia  di Dili karena kapal ini.  Dalam beberapa catatan diketahui bahwa O Arbiru mempunyai rute yang menyinggahi Bangkok sebelum sampai ke Dili.

Beberapa catatan dapat diketahui bahwa pada hari Jumat tanggal 18 Mei 1973, Pemerintah Provinsi Seberang Lautan dan masyarakat Timor Portugis yang seharusnya merayakan sebagai “Hari Portugal” dengan berbagai kegiatan harus dibatalkan oleh Gubernur Timor Portugis.

Sejumlah kegiatan itu  seperti resepsi, pertandingan olahraga, pameran, pasar malam yang lazim dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya memang betul dibatalkan oleh Gubernur Timor Portugis. Seperti yang dikutip dari beberapa sumber.

Jad, sebagai gantinya Gubernur Timor Portugis mengumumkan hari itu sebagai hari berkabung. Penduduk Timor Portugis diminta untuk mengibarkan bendera setengah tiang sehari penuh.

Dikutip dari suluhdesa.com, sebagaimana yang dikisahkan oleh Eliza Meskers Tomodok, Kepala Perwakilan RI di Dili, Timor Portugis (1972-1976), dalam bukunya “Catatan Hari-Hari Akhir Timor Portugis” ia menguraikan bahwa pada tanggal 28 April 1973, kapal O Arbiru meninggalkan Pelabuhan Dili menuju Bangkok dan melewati jalur utara kepulauan Alor ke arah barat menyusuri laut Flores. Sesuai rencana kapal itu akan bertolak ke Pelabuhan Bangkok untuk mengangkut 3.000 ton beras yang dikirimkan dari Lisbon untuk rakyat Timor Portugis. Sesuai dengan rencana pelayaran kapal O Arbiru dijadwalkan tiba di Bangkok pada tanggal 7 Mei 1973. Namun dalam pelayarannya sejak tanggal 29 April 1973 komunikasi radio dan navigasi antara Dili dan kapten kapal O Arbiru terputus total.

Dalam pelayaran itu, ikut pula istri Komandan Angkatan Laut Timor Portugis dan anak serta 16 penumpang lainnya termasuk crew kapal. 

Pada mulanya komandan angkatan laut di Dili menduga putusnya hubungan radio antara Dili dan sang kapten mungkin disebabkan oleh rusaknya radio komunikasi. Namun karena tidak ada komunikasi sama sekali, komandan Angkatan laut di Dili menanyakan kepada kedutaan besar di Bangkok apakah kapal itu sudah tiba di Bangkok sesuai jadwal pelayaran atau belum. Jawaban yang diperoleh bahwa kapal itu belum tiba di Bangkok. 

Sejak saat itu tepatnya tanggal 11 Mei 1973 komandan angkatan laut menanggap serius persoalan hilangnya kontak kapal O Arbiru dan terus mencari informasi posisi kapal.

Pada mulanya pencarian dilakukan menggunakan pesawat udara T.A.T yang pada tanggal 12 Mei 1973 terbang mengikuti rute pelayaran O Arbiru guna mencari jejak kapal tersebut. Hari itu tidak ada petunjuk sama sekali sehingga pilot pesawat udara T.A.T memutuskan untuk bermalam di Denpasar. Pada keesokan harinya tanggal 13 Mei 1973 pencarian kembali dilakukan sepanjang perairan laut Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Alor namun tidak ada petunjuk apa pun dari pencarian itu.

Komandan Angkatan laut Timor Portugis meminta bantuan kepada Markas Besar Angkatan Laut Indonesia di Jakarta, melaporkan kejadian itu kepada perwakilan Portugal di Jakarta, Bangkok, Manila, Singapura dan Kuala Lumpur. 

Sementara itu isu yang tersiar dalam masyarakat Dili saat itu adalah kapal O Arbiru “dikerjain” oleh pelaut-pelaut Indonesia. “Saya tidak tahu bagaimana reaksi Pemerintah Timor Portugis atas isu-isu semacam itu, namun saya tidaklah heran sekiranya ada yang termakan oleh isu itu. Apalagi di antara penumpang kapal ada istri dan anak Komandan Angkatan Laut Timor Portugis itu sendiri”, demikian tulis E.M Tomodok dalam bukunya Catatan Hari-Hari Akhir Timor Portugis.

Turut sertanya istri serta anak komandan angkatan laut Timor Portugis adalah atas undangan kapten kapal. Pada awalnya kapten kapal mengundang istri Gubernur, Ny. Aldeia namun karena ia berhalangan maka dimintalah istri komandan angkatan laut untuk menggantikannya. Istri Komandan Angkatan Laut Timor Portugis sebenarnya setengah hati untuk menggantikan Ny. Aldeia dalam pelayaran itu, namun karena desakan suaminya, ia pun pergi bersama anaknya. Terdapat pula istri Mayor angkatan darat, istri kapten kapal dan istri direktus sebuah bank di Dili.

Pada tanggal 16 Mei 1973, Komandan Angkatan Laut Timor Portugis menemui Kepala Perwakilan Indonesia di Dili yang meminta bantuan konsulat Indonesia. Tanpa membuang waktu Kepala Perwakilan Indonesia di Dili langsung menghubungi Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan dan Gubernur NTT. 

Keesokan hari tanggal 17 Mei 1973 adalah hari pertama percobaan komunikasi telepon antara Dili dan Kupang. Kepala Perwakilan Indonesia di Dili meminta salah seorang stafnya bernama Saat untuk berbicara dengan Gubernur NTT di Kantor Gubernur NTT di Kupang.

Di ujung telepon dari Kantor Gubernur NTT, penerima telepon menjelaskan bahwa kapal tersebut tenggelam di laut Flores pada tanggal 29 April 1973 pukul 09.00 pagi. Salah seorang awak kapal telah diselamatkan dan berada di Maumere, Flores untuk mendapatkan pertolongan. Mendengar penjelasan itu Kepala Perwakilan Indonesia di Dili kemudian menyampaikan laporan kepada Kepala T.A.T, de Castro yang memimpin upaya pencarian kapal itu. 

Setelah itu Kepala Perwakilan Indonesia bersama dengan utusan Timor Portugis bertolak menuju Kupang dan terus melanjutkan perjalanan ke kota Maumere, Flores. Tiba di Maumere mereka di terima oleh pejabat setempat dengan penuh simpati.

Komandan Resor Kepolisian 1708 Sikka, David Lameng dalam keterangan resmi tertulisnya mengatakan pada hari Minggu tanggal 29 April 1973 pukul 09.00, kapal O Arbiru diterjang badai antara pulau Sukun (Kab. Sikka)dan pulau Kalatoa (Kab. Selayar) di perairan Flores. Masinis kapal, Paulo de Rosario terapung-apung di laut selama 8 hari hingga akhirnya ia ditolong oleh perahu “Hidup Baru”. Ia lalu dibawa oleh nelayan ke Maumere untuk mendapat pertolongan dan ditampung di Pelabuhan Maumere hingga diserahkan ke perwakilan Timor Portugis yang hadir di Maumere.

Tidak ada tanda-tanda bahwa penumpang kapal yang lain selamat. Proses serah terima kemudian dilakukan di Maumere dan setelah itu perwakilan Timor Portugis kembali ke Dili dengan membawa serta Paulo de Rosario, satu-satunya masinis yang selamat.

Sementara itu di Dili, Ramos Horta yang saat itu bekerja untuk media A Voz de Timor (Suara Timor) memuat berita yang panjang yang menciptakan kesan kurang baik mengenai peranan Indonesia. Untuk menghindari salah paham, Kepala Perwakilan Indonesia kemudian mengundang Ramos Horta dari A Voz de Timor ke kantor konsulat untuk dimintai penjelasan apa sebab tidak dimuatnya berita belasungkawa dari Pemerintah Indonesia dan mengapa hanya ucapan belasungkawa dari Konsulat Taiwan yang dimuat dalam media itu. 

Ramos Horta lalu menjawab pimpinan redaksilah yang menentukan itu. Tidak puas dengan jawaban Horta, Kepala Perwakilan Indonesia lalu menyampaikan surat kepada pimpinan media A Voz de Timor dengan permintaan untuk dimuat di media. Pemimpin redaksi A Voz de Timor, Letnan Gomez tidak lain adalah Sekretaris Gubernur Timor Portugis. 

Gubernur Timor Portugis melalui Sekretarisnya Letnan Gomez kemudian mengakui adanya kesalahpahaman dan meminta maaf kepada perwakilan Indonesia di Dili. Gubernur Timor Portugis kemudian membuat bulletin khusus tentang bantuan yang diberikan oleh semua pihak termasuk Indonesia. 

Menurut penjelasan Gubernur Timor Portugis, kekhilafan terletak pada dirinya dan sulit memberi penjelasan kenapa ia khilaf. Mendengar penjelasan itu Kepala Perwakilan Indonesia lalu mengambil langkah bijak agar tidak menimbulkan pertentangan di tengah masyarakat ia pun menerima permintaan maaf Gubernur Timor Portugis dan surat terbuka yang telah ia siapkan disepakati untuk tidak tidak diumumkan.

Hingga kini bangkai kapal O Arbiru masih berada di perairan laut Flores tidak jauh dari kota Maumere. Masyarakat kota Maumere dan pesisir utara Pulau Flores menyebut bangkai kapal itu dengan nama KAPAL TAKALAYAR. 

Inilah kisah tenggelamnya kapal O Arbiru atau Takalayar, moda transportasi laut terpenting Pemerintah Timor Portugis saat itu. 
Salam, Fransisco Soarez Pati
--------------------------------------------------------------------
Sumber :
CATATAN HARI-HARI AKHIR TIMOR PORTUGIS, E. M TOMODOK, CETAKAN I, Pustaka Jaya,1994

8 Blog dan Blogger Asal Nusa Tenggara Timur Yang Masih Aktif Menulis

Daftar Blog dan Blogger di NTT

Zaman berubah begitu cepat dan kita pun turut berubah didalamnya.

Blogger sempat berjaya sebelum Youtube  menggusur kebiasaan ngeblog. 
Kebiasaan menulis pun perlahan mulai redup. Pada awal Tahun 2010-an, masih sempat ada komunitas blog Nusa Tenggara Timur. 

Dusun flobamora dan sebagainya yang menghimpun sejumlah penulis maupun blogger. 


Para Penulis blog berasal dari  berbagai latar belakang pendidikan. Ada yang menulis hanya karena hobi, juga menulis fiksi, ada yang suka menjadi corong aktivitas kelompok tertentu dengan menulis beria-berita, ada yang sekadar menulis sebagai dokumentasi pribadi, yang mana penulis jenis terakhir ini blognya hanya berisi beberapa posting dan sesudah itu berhenti.

Oleh karena itu kami menghimpun blogger-bloger sejauh ini untuk diketahui.

Berikut dapat diketahui update Negeri Paus data per 2022.
Gambar Blogger NTT
Gambar Ini Hanya Pemanis



1. Blog Daonlontar

Dilihat dari arsip Blog, daonlontar mulai menulis pada tahun 2011, dan bertahan sampai sekarang. Anda bisa mengunjungi alamat web: https://daonlontar.blogspot.com/ . 

2. Blog Rambu 

Blog Rambu, mulai menulis di blog ini sejak tahun 2013 dan masih aktif sampai akhir tahun 2021. Tepatnya setelah artikel " The last candle, the last pray and the last time I say your name" terbit 31 Desember 2021, sampai saat ini blog tersebut belum memiliki artikel baru. Anda dapat mengunjungi Blog Rambu pada link http://dianatimoria.blogspot.com/.

3. Blog 1/4 Kata

Blog 1/4 kata terakhir menerbitkan artikel tahun 2020 sejak tahun 2016 bulan April menerbitkan artikelnya, dan belum aktif sampai sekarang. Dari penelusuran tim Negeri Paus, lebih banyak mengulas tentang Sumba dan kejadian-kejadian seputar Nusa Tenggara Timur. Anda dapat mengunjungi Blog 1/4 Kata pada link http://umbuspiderno.blogspot.com/

4. Blog Lakoat Kujawas

Blog Lakoat Kujawas merupakan salah satu blog yang banyak menerbitkan artikel dan mempunyai 90 Label Blog. Tidak heran jika blog ini mempunyai banyak pengunjung.  Postingan terakhir pada tanggal 30 Maret 2022. Anda bisa mengunjungi Blog ini dengan alamat sebagai berikut http://lakoatkujawas.blogspot.com/.


5. Blog Anak Flores

Blog Anak Flores ini merupakan salah satu blogger yang sudah lama sekali merambah dunia menulis. Tidak mengherankan jika blog ini pertama kali menerbitkan artikel tahun 2005. Blog Anak Flores ini masih aktif sampai sekarang dengan adminnya adalah Valentino Luis. Terhitung ada 79 pengikut blog. Bagaimana? Luar Biasa Bukan? Anda dapat mengunjungi situs blog ini di http://anakflores.blogspot.com/.

6. Blog Flobamora

Blog Flobamora pertama kali menerbitkan artikel tahun 2011, dan terakhir mengupdate artikel tahun 2015. Anda dapat mengujungi blog ini di http://bloggerflobamora.blogspot.com/

7. Blog Yohanes Manhitu's

Blog Yohanes Manhitus merupakan salah satu blog yang besar dan berisi banyak sekali ilmu sastra. Anda bisa Mengunjungi di Situs http://ymanhitu.blogspot.com/

8. Blog Negeri Paus

Blog yang sekarang anda baca ini merupakan milik Yohanes Karolus Silverius atau Charles Paokuma. Ia memulai aktif blog sejak tahun 2016 tepatnya di Bulan September. Blog yang Ia buat adalah Cerita Dari Timur Napaulun. Namun tidak mengupdate lagi sampai sekarang. Dan beliau mulai aktif menulis pada blog Negeri Paus setelah selesai menempuh pendidikan tinggi. Saat ini ia mempunyai 7 orang pengelola blog atau penulis artikel. Artikel yang disajikan merupakan artikel "gado-gado atau tidak melulu pada satu tema melainkan campuran" juga memuat berita yang hangat terjadi di NTT. 

Demikian dapat kami sajikan blogger asal Nusa Tenggara Timur. Mari kreatif menulis untuk Literasi. Salam dari Negeri Paus Lembata.

Sejarah Juara Piala El Tari Memorial Cup NTT Sampai Sekarang

Sejarah Juara Piala El Tari Memorial Cup NTT Sampai Sekarang

Negeripaus.blogspot.com - Sepak Bola merupakan salah satu dari sekian banyak cabang olah raga yang banyak sekali peminatnya. Mulai dari kompetisi lokal, Nasional, Asia, dan bahkan Dunia sangat menarik perhatian orang.

Kali ini tepatnya di tahun 2022, El Tari Memorial Cup atau disingkat ETMC digelar kembali. Untuk diketahui ETMC Pertama Kali digelar pada Tahun 1968.

Ketika ETMC 2022 digelar di Lembata yang mana Sebagai Tuan Rumah, PERSE ENDE keluar sebagai juara. Selanjutnya pada tahun 2023  kita akan menyaksikan pergelaran sepak bola ETMC di Rote Nado.

Namun, kali ini kami sajikan daftar nama-nama TIM yang menjadi juara dalam sejarah persepakbolaan Nusa Tenggara Timur.


Gambar Maskot ETMC 2021
Gambar Maskot ETMC LEMBATA 2021

1. Tahun 1968: PRESEFTIM (Flores Timur)
2. Tahun 1970: PSN NGADA (Ngada)
3. Tahun 1971: 
4. Tahun 1972: PSK  (Kabupaten Kupang)
5. Tahun 1973: 
6. Tahun 1974: PRESEFTIM (Flores Timur)
7.  Tahun 1975: 
8.  Tahun 1976: Persami (Maumere)
9. Tahun 1977:
10. Tahun 1978: PRESEFTIM (Flores Timur)
11. Tahun 1979: PSK  (Kabupaten Kupang)
12. Tahun 1980: 
13. Tahun 1981: 
14. Tahun 1982: PSN NGADA (Ngada)
15. Tahun 1983: 
16. Tahun 1984: Persami (Maumere)
17. Tahun 1985:
18. Tahun 1986: PSN NGADA (Ngada)
19. Tahun 1987:
20. Tahun 1988: PSK  (Kabupaten Kupang)
21. Tahun 1989:
22. Tahun 1990: 
23. Tahun 1991: PSK  (Kabupaten Kupang)
24. Tahun 1992: 
25. Tahun 1993: PSK  (Kabupaten Kupang)
26. Tahun 1994:
27. Tahun 1995: PSK  (Kabupaten Kupang)
28. Tahun 1996:
29. Tahun 1997: PSN NGADA (Ngada)
30. Tahun 1998:
31. Tahun 1999: Perse ENDE (ENDE)
33. Tahun 2000: Perss SOE (TTS)
34. Tahun 2001: PSN NGADA (Ngada)
35. Tahun 2002: PSKK Kota Kupang
36. Tahun 2003: PSN NGADA (Ngada)
37. Tahun 2004: PERSEWA Waingapu
38. Tahun 2005: PERSIM Manggarai
39. Tahun 2006: Persap ALOR
40. Tahun 2007: PSN NGADA (Ngada)
41. Tahun 2009: PRESEFTIM (Flores Timur)
42. Tahun 2010: PSKK Kota Kupang
43. Tahun 2011: Persedaya Sumba Barat Daya
44. Tahun 2013: Persamba Manggarai Barat
45. Tahun 2015: Persami (Maumere)
46. Tahun 2017: Perse ENDE (ENDE) sekaligus tuan rumah
47. Tahun 2019: PS MALAKA (MALAKA) sekaligus tuan rumah
48. Tahun 2022: PERSE ENDE (ENDE) yang menjadi tuan rumah adalah PERSEBATA LEMBATA
49. Tahun 2023: PSN NGADA [Tuan Rumah, KAB. ROTE NDAO]
50. Tuan Rumah Manggarai Barat Tahun 2024 [Labuan Bajo].. Siapakan Yang Menang????

Dapat Dirangkum dari berbagai sumber Sebagai Berikut:

1. PSN Ngada 8 kali menjadi juara pada tahun 1970, 1982, 1986, 1997, 2001, 2003, 2007, 2023.

2. PSK Kabupaten Kupang 6 kali menjadi juara pada tahun 1972, 1979, 1988, 1991, 1993, 1995.

3. Persami Maumere 3 kali menjadi juara pada tahun 1976, 1984, 2015.

4. Perseftim Larantuka 4 kali menjadi juara pada tahun 1968. Team Semana Santa yang keluar sebagai juara dalam sejarah Eltari Memorial Cup pertama di gelar, & 1974, 1978 serta pada tahun 2009. 

5. Perse Ende 3 kali menjadi juara pada tahun 1999, 2017, dan 2022

6. PSKK Kota Kupang 2 kali menjdi juara pada tahun 2002 & 2010

7. Perss Soe 1 kali (2000)

8. Persewa Waingapu 1 kali (2004)

9. Persim Manggarai 1 kali (2005)

10. Persap Alor 1 kali (2006)

11. Persedaya Sumba Barat Daya (2011)

12. Persamba Manggarai Barat (2013)

13. PS Malaka (2019)

Tahun 2023 Kabupaten Rote Ndao yang akan menjadi tuan rumah.
Maju Sepak Bola Liga Tiga NTT.

Single Terbaru Capunk Maqnk: Bukan Sa Punya, Simak Lirik dan Videonya

Negeripaus.blogspot.com - Lagu yang berjudul "Bukan Sa Punya" ini merupakan single terbaru Capunk Maqnk yang dirilis pada 17 Juli 2022. Lagu ini menceritakan tentang perasaan cinta yang tidak bisa dipaksa. Sekeras apapun kita berjuang untuk pasangan kita, kalau bukan takdirnya, pasti tidak akan bersama kita lagi. Dan juga sadar akan posisi dimana tidak harus saling memiliki.
Gambar Capunk Maqnk
Gambar Capunk Maqnk: dok. Fb Capun Maqnk


Lagu ini dapat anda dengarkan langsung di Channel Youtube NONG ADONARA. 


Penasaran dengan liriknya? Simak lirik dan videonya di bawah ini.

Bukan Sa Punya

Cipta. Capunk Maqnk

Reff:
S'karang su berubah,
Semua rasa di dada
Hati tersiksa, jiwa, jang sampe di raga

Janji dan sumpah
Jadi tempat terindah,
Tapi, s'karang,
Ko bukan sa punya..

Rapp: 

Rasa, asah, 
Biar sudah, 
Dulu pernah sa taro jiwa, 
Tapi te pernah ada tempat,
S'karang ko su pi dilaen rumah baru sa merapat,
Dan sa pernah beri waktu nona.. 
Mungkin kurang tepat,

Luka dan air mata
Sa kubur walau hati tersiksa,
Biar sa bawa telan deng rasa yang pernah ada,
Nona.. Ko Bukan sa punya..

Reff:
S'karang su berubah,
Semua rasa di dada
Hati tersiksa, jiwa, jang sampe di raga

Reff:
S'karang su berubah,
Semua rasa di dada
Hati tersiksa, jiwa, jang sampe di raga

Janji dan sumpah
Jadi tempat terindah,
Tapi, s'karang,
Ko bukan sa punya (2x)

Berikut Videonya: